Order Cepat: 0857-8171-8161

Mana yang Benar, Memesona Atau Mempesona?

 

Ketika membaca sebuah tulisan, kita mungkin pernah menemui beberapa kata yang terasa asing sehingga menganggap kata-kata tersebut sebagai kesalahan. Misalnya, kata “memesona”. Bagi sebagian orang, kata ini agak asing dibandingkan dengan kata “mempesona”. Tapi, sebenarnya mana yang benar? Memesona atau mempesona?

Sebelum mendapatkan jawabannya, yuk kita pelajari dulu mengenai peleburan kata.

Dalam tata bahasa Indonesia, ada beberapa kata dasar yang apabila diberi imbuhan me- akan tetap utuh. Namun, ada pula yang melebur dengan imbuhan tersebut.

Kata dasar apa saja yang bisa melebur?

Lebih mudah kalau kita mengingatnya dengan KTSP alias setiap kata dasar yang berawalan huruf K, T, S, dan P.

Setiap kata dasar yang berawalan huruf K, T, S, P akan melebur apabila diberi imbuhan me-.

Contohnya:

K
Kekang = me + kekang = mengekang
Keras = me + keras = mengeras

T
Tatap = me + tatap = menatap
Tumpah = me + tumpah + kan = menumpahkan

S
Suka = me + suka = menyukai
Sumpah = me + sumpah + i = menyumpahi

P
Pukul = me + pukul = memukul
Peduli = me + peduli + kan = memedulikan

Jadi, antara mempesona dan memesona, sudah tahu kan mana jawaban yang benar? Yup, pesona = me + pesona = memesona.

Lalu, bagaimana dengan kata “mempertahankan”? Apakah sudah benar atau seharusnya memertahankan?

Sekali lagi kita lihat apakah kata dasarnya berawalan KTSP? Mempertahankan, kata dasarnya tahan atau pertahan? Karena ada juga kata yang diselipkan prefiks sehingga tidak membuatnya melebur dengan imbuhan, meskipun kata itu berawalan huruf K, T, S, P. Contohnya:

Mempertahankan = Me (imbuhan) + per (prefiks) + TAHAN (kata dasar) + kan (imbuhan)

Mempekerjakan = Me (imbuhan) + pe (prefiks) + KERJA (kata dasar) + kan (imbuhan)

Nah, sebagai tambahan: 

Peleburan kata K, T, S, P TIDAK BERLAKU apabila diawali dengan konsonan ganda.

Misalnya:

Program = (salah) memrogramkan / (benar) memprogramkan

Prihatin = (salah) memrihatinkan / (benar) memprihatinkan

Proses = (salah) memroses / (benar) memproses

Syarat = (salah) menyaratkan (hayooo … ini kata dasarnya syarat atau sarat?) / (benar) mensyaratkan

Semoga dapat dipahami ya!

 

***

(Penulis: Nila Fauziyah)

One Comment

  1. Seingat saya ada aturan lain soal ketidakleburan pada hukum KPST.

    Selain konsonan ganda (produksi, proses, dll.), KPST juga tidak lebur untuk kata tiga suku kata ataupun lebih. Misalnya keriput, pesona, sinyalir, dst.

    Namun ternyata itu aturan lama. Barusan saya cek KBBI, kata-kata tersebut dikasih awalan me- sudah melebur semua.

    Kecuali untuk kata sosialisasi. Me + sosialisasi = mensosialisasi (huruf s tetap tidak lebur. Saya cek di https://kbbi.web.id/sosialisasi pada tanggal 21 Maret 2019).

    Memang KPST cukup banyak aturan dan pengecualian. Tidak sedikit juga menjadikan perdebatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FAN PAGES KAMI

ALAMAT KAMI

MAGHFIRAH PUSTAKA

Jl. Swadaya Raya,
Kavling DKI Blok J No. 18, RT 01/05
Jakarta Timur – 13440

: 021-86613563/72
: 021-86608593
: marketing@maghfirahpustaka.com

PETA LOKASI

Copyright 2017 Maghfirah Pustaka